9 Mei 2013

The Godfather dan pertemuan pertama dengan Andrea Bocelli

Beberapa hari ini aku tidak sengaja mendengarkan musik 'aneh'. Bermula ketika aku bernostalgia melihat film lamanya Marlon Brando, yaitu The Godfather. Aku pertama kali melihat film ini pada saat aku duduk di bangku smp. The Godfather merupakan film 'berat' pertama yang bisa aku pahami. Berat karena tidak menyajikan hiburan yang bersifat aksi atau komedi, melainkan drama dengan storyline yang kompleks. Mungkin film seperti The Godfather atau sejenisnya lebih layak untuk penonton yang sudah dewasa. Tapi tidak tahu juga kenapa aku bisa menikmati film tersebut di umur 14 tahun. Dan sampai sekarang penilaianku masih belum berubah, film itu tetap bagus untuk dilihat. Film tentang mafia masih asing buatku saat itu. Dan karena film itu pula, aku juga tidak sengaja mengenal istilah seperti mobster, mafioso, don, atau sicillia (saat itu aku belum mengerti kalau sicillia itu sebenarnya merupakan nama suatu pulau di Itali).




Sesuatu yang menarik disuatu film adalah bagian Theme Song atau Soundtrack. Aku termasuk seseorang yang suka mendengarkan lagu tema atau soundtrack sebuah film. Salah satu lagu tema yang luar biasa adalah dari film The Lords Of The Rings. Dan aku pun mulai searching dan mendownload lagu tema dari The Godfather. Hal itu yang membuatku 'terpaksa' mendengarkan lagu 'aneh'. Setelah selesai download beberapa lagu tema, ada lagu yang bukan bagian dari soundtrack, tapi ditandai sebagai album dari soundtrack. Lagu tersebut berjudul 'Con Te Partiro' yang dinyanyikan oleh Andrea Bocelli , penyanyi tenor asal Italia. Lagu yang sangat asing di telingaku, mengingat aku yang terbiasa mendengarkan musik left-stream (aliran kiri) seperti metal dan punk. Lagi pula lagu sekelas Con Te Partiro, mungkin tidak cocok dengan pemuda seumuranku. Tapi setelah beberapa kali mendengarkan lagu tersebut, entah kenapa, aku mulai bisa menikmatinya. Ingat sebuah proverb inggris "good song always good to hear" memang mungkin benar. Dari sana aku mulai tertarik googling. Pertama mulai menelusuri tentang Andrea Bocelli. Hal yang menarik adalah di pencarian google teratas, tidak ada satupun blog atau halaman berbahasa Indonesia di pencarian teratas yang membahas tentang penyanyi tersebut, padahal saya sudah mengganti ke advance search untuk pencarian ke halaman yang berbahasa Indonesia saja. Yang ada hanya halaman yang menampilkan lirik dari lagu-lagu Andrea Bocelli. Jelas sekali kalau Andrea Bocelli kurang populer di kalangan netter tanah air. Kemudian aku beralih ke pencarian utama berbahasa inggris (ya iyalah, tidak ada sesuatu yang bisa aku dapatkan dalam bahasa Indonesia). Saya akhirnya menemukan beberapa hal yang menarik. Andrea Bocelli adalah ternyata seorang tuna netra, akibat kecelakaan di umur 15 tahun saat bermai sepak bola. Tapi dia seorang yang gigih, mulai saat itu dia berlatih vokal secara serius dibawah bimbingan gurunya yang bernama Luciano Bettarini. Tetapi kebutaan tidak menghalangi Bocelli untuk untuk meraih gelar doktor ilmu hukum dan bahkan sempat berpraktik sebagai pengacara. Dan dengan motivasi dari ibunya, dia meraih gelar doktor ilmu hukum di University Of Pisa dengan mempelajari dokumen berhuruf Braile. Tapi yang ironis, dia populer di dunia mulai sekitar tahun 1997 saat duet dengan Sarah Brightman dengan single "Time to Say Goodbye" yang sebenarnya merupakan lagu "Con Te Partiro" yang dinyanyikan dalam bahasa inggris.

                                    




Tidak ada komentar:

Posting Komentar